Tips dan Cara Investasi Reksadana dengan Tepat

Tips dan Cara Investasi Reksadana dengan Tepat

September 20, 2016

Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk berinvestasi. Salah satunya adalah reksadana. Reksadana memang bukan jenis investasi terbaru. Namun entah mengapa peminat investasi reksadana tidak terlalu banyak. Wajar saja karena sampai sekarang ini memang tidak banyak orang tahu bagaimana cara investasi reksadana yang tepat. Padahal kenyataannya investasi reksadana termasuk mudah dan tidak membutuhkan banyak modal. Jika dijalankan dengan teliti maka bisa memberikan keuntungan yang lumayan besar.

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum memulai investasi reksadana adalah menentukan tujuannya. Apakah reksadana tersebut akan digunakan untuk investasi biasa, dana pendidikan atau justru untuk membeli properti di masa mendatang. Mengetahui tujuan investasi tentu sangat penting mengingat investasi reksadana ini ternyata mengandung resiko yang cukup besar. Selain itu resiko tersebut bisa terjadi kapan saja tergantung dari kondisi keuangan secara umum. Untuk mengurangi resiko kerugian, ada baiknya Anda belajar terlebih dahulu kepada mereka yang sudah sukses investasi reksadana.

Pada dasarnya reksadana tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Melainkan terdiri dari beberapa jenis reksadana. Misalnya:

• Reksadana saham.
• Reksadana campuran.
• Reksadana pendapatan tetap.
• Reksadana terproteksi.
• Reksadana pasar uang.

Ternyata jenis reksadana begitu banyak bukan? Karena banyak pilihan, sebagai calon nasabah harusnya Anda mengetahui kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika ingin lebih tahu lebih dalam mengenai produk reksadana tersebut tentu saja Anda bisa bertanya kepada penyedia produk reksadana. Jangan lupa untuk berkonsultasi lebih jauh agar Anda mengetahui produk reksadana seperti apa yang cocok. Produk reksadana yang cocok dengan Anda tentu saja berpotensi mendatangkan keuntungan yang lebih banyak.

Sama seperti produk investasi lainnya, cara investasi reksadana tentu dimulai dari mengumpulkan berbagai berkas administrasi yang diperlukan. Misalnya saja data diri dan formulir pendaftaran. Setelah itu Anda bisa mengajukannya kepada penyedia layanan reksadana. Untuk para pemula sebaiknya jangan membeli produk reksadana yang mahal. Disarankan untuk memilih produk reksadana yang harganya murah terlebih dahulu. Kisaran harga reksadana yang paling murah biasanya kurang dari Rp 100.000 saja. Jika sudah mahir dalam mengembangkan bisnis investasi ini, maka Anda bisa menambah modal.

Setiap nasabah tentu saja ingin sukses menjalankan bisnis investasi reksadana. Tips sukses berbisnis reksadana adalah seperti berikut:

• Pastikan Anda sudah memiliki tujuan dan alasan mengapa harus berinvestasi lewat reksadana.
• Pilih tempat membeli reksadana yang tepat dan pastikan juga resmi di mata hukum. Biasanya reksadana bisa dibeli lewat online.
• Anda harus memilih dan mengetahui detil masing-masing produk reksadana yang ditawarkan.
• Lakukan pembelian reksadana sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga mengurangi resiko terjebak penipuan.
• Tak kalah penting dari semua itu adalah Anda harus bisa menghitung keuntungan yang didapatkan. Pastikan sesuai dengan modal yang Anda keluarkan.

Nah, itulah berbagai cara yang sebaiknya Anda lakukan agar bisnis investasi reksadana bisa berjalan lancar sebagaimana mestinya. Tips ini tidak hanya berlaku bagi pebisnis reksadana yang sudah senior saja tapi juga bisa dicontoh bagi pelaku bisnis reksadana pemula.

Pencairan reksadana ini bisa dilakukan dengan jatuh tempo tertentu. Jika digunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang, sebaiknya Anda pilih pencairan dalam tempo yang lama. Namun jika untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek lebih baik pilih pencairan yang tidak terlalu lama. Demikian informasi tentang cara investasi reksadana yang harus Anda tahu dan selamat mencoba.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *